Wednesday, November 5, 2014

That Doesn't Matter

"Kalo aku miskin, kamu masih mau temenan sama aku ngga?"

Kira-kira begitu katanya, itu sepenggal percakapan aku dengan seseorang. Dulu.

Hal itu membuat aku berfikir, is it that important if you have a friend that's so fucking rich and wealthy or poor as hell?

Dan waktu itu aku menjawab kira-kira begini:
"Hahaha.. Aku ngga peduli kamu mau kaya, miskin, anak presiden, atau orang biasa. Siapapun kamu, aku tetep jadi temen kamu"

Dan baru-baru ini, it got me thinking

It doesn't matter for me if you're rich, poor, fat, skinny, good looking, damn ugly, fair skin, dark skin.. Whatever you are, you are my friend. I wan't to make friend with you, not your car, money, skin care, or any of that.

Pertemanan mengajarkan kita untuk tidak pamrih, dan bijak.

Hell, even I admit it that I can't live without having one.

Dan komponen yang paling penting adalah: respect. I have a word about that "I don't care who the fuck you are, if you don't and won't respect me. I will do the exact same thing to you"

So, be grateful with what you have. Even your friends. A friend is a friend, no matter what.

Friday, July 4, 2014

To See Is To Choose, To Choose Is To Feel

I don't know, buy this happened to me quite a lot

Lets say that you already knew me, inside out
You knew who I am, what I like, everything

But it turns out that I am not like that
What would you do?
You knew that I am a good and normal guy
But it turns out I am a weirdshow, a creep, and a bastard
What would you do?

Interesting right?
You see, there isn't enough room for me to say it
But the fact is, I'm not that "normal"
I realized the fact that I am too fucked up, I don't fit in anywhere
But when you're there

I finally have some place where I belong
You've made me this tame, this normal

If you see me day in and day out, I am that weird
I can be wild, mad and just hate everything
But in the same time, I can hold myself and lean back

Now let me get this straight
Is it worth it? When you finally know who I really am and decide it
Is it?

Wednesday, March 5, 2014

NGGA ENAK

Namanya juga hidup, ada enak ada juga ngga enaknya.
Life is not as simple as a blink
Decisions after decisions, threat after threat
And you will never knew the outcome and the odds

Ketika kita merugi, jangan munculkan sangsi dalam diri dan mengumpat dalam hati
Mungkin kita memang ditakdirkan untuk merugi oleh-Nya

We will never ever, ever, be the superior one all the time.
There is nothing absolute
Do you ever think that life is not as simple "yes" and "no"? Even those words are not easy to say


Remember this, when life, or someone, hands you a lemonade.
Make the best out of it, be happy with it.

Iya, hidup itu kadang ngga enak.
Tapi cukup berharga untuk disyukuri.

Tuesday, November 5, 2013

RANT

Lost
Losing

Whatever it is, I'm feeling it right now. That doesn't mean that you're mine, I'm just cant afford it.
Kehilangan sesuatu yang kita miliki kadang memang mengejutkan dan tidak bisa kita terima begitu saja. Apalagi kehilangan sesuatu yang spesial, sesuatu yang kamu tahu tidak akan muncul lagi dalam waktu dekat, atau bahkan tidak akan muncul lagi di kehidupanmu.

After that terrifying feeling, what would you do next? Apakah kamu akan membiarkan perasaan yang sangat mengganggu itu hinggap dan memberikan rasa yang semakin buruk? Atau kamu akan memastikan bahwa kamu tidak akan kehilangan sesuatu itu?

Semua hal ini bermuara pada satu hal, kesalahan.

Iya, mistakes after mistakes and sometimes you're not learning from it. Bukan berarti tidak ada introspeksi dan melihat kesalahan diri sendiri, field of experience memang tidak pernah bisa diukur. Dan kadang timbul satu pertanyaan "Apakah hal ini memang berulang? Atau aku yang terlalu bodoh untuk mengulangi kesalahan yang sama?". Mereka yang diluar sana seolah-olah berusaha meyakinkan kalau ada yang salah sepertinya, but is it? Kamu yakin ini bukan semata-mata mereka tidak senang dengan apa yang kamu jalani?

Kesalahan membuat semua orang belajar, tapi dengan cara yang berbeda. Sulit memang menemukan hal yang salah apabila kita yang melihat dari sudut pandang kita sendiri.

Ada satu kata dari temanku yang menurutku sangat tidak masuk akal: "Why her? Is it should be her? Ngga ada yang lain?".
Kenapa tidak masuk akal? Well letting people choose what they want is one form of respect. It is my choice, mereka ngga perlu tahu alasan spesifik kenapa aku memilih dia tapi dia adalah yang aku pilih. Iya, there is plenty fish on the sea, tapi apa nanti di pasar kamu mau beli semua ikan? Kamu pasti memilih yang kamu inginkan dan menolak yang lain kan? Lagipula, semua pilihan ada resikonya.

Resiko ya? Iya, sejak awal aku memilih dia memang ada resiko yang harus aku tanggung. Ngga perlu tau lah kalian, yang jelas aku bisa survive sampai sekarang itu karena aku percaya dengan apa yang aku pilih itu benar. Ragu? Jelas ada, tapi seiring dengan berjalannya waktu keraguan itu hilang dan berganti dengan kepastian.

Jadi? Masih tanya lagi kenapa aku memilih dia dengan segala kekurangannya dan resikonya?


Don't like it? Shut up and walk away please. It is my decision, I choose it.