Monday, March 5, 2012

Taktik Marketing Ala Saya

ASUHumbalala humbalala humabalala humbalala olo olo olo olo!!!!! (baca: Selamat siang semuanya salam dangdut dari pria terganteng di planet)

Hey hey hey, I'm back here baby! Gile gue ngga tau kenapa tiba - tiba mau ngepost aja, emang bener deh kalo ngepost blog tuh kayak B.A.B. kalo ditahan jadi bimbang, resah, gelisah, basah, dan gundah tapi kalo ditulis langsung sungguh sangat melegakan ahahahaha..

So hari ini gue mau berbagi kepada kalian semua tentang pemikiran gue bagaimana caranya melakukan taktik marketing yang seperti biasa kita lihat di mall - mall terdekat di wilayah kita, yang menurut gue sangat tidak efektif. Bayangin aja kita disuruh promosi motor atau apa lah itu, awal - awalnya kita bicara sana - sini eh pas ngga ada yang tertarik ujung - ujungnya malah magabut (makan gaji buta), cuman duduk - duduk kayak anak ilang, tinggal nangis trus teriak aja "EMAAAAKKKK!!! EMAAKKK DIMANAAAHHH??? UHUHUUHUHUHUHUHUUHUHUHUHU", very uneffective.

So, berikut adalah beberapa pemikiran dari saya Aldio Cahyo Senoaji, Ahli Pemasaran, Perkampungan, Pergulatan, Pertahanan Diri, Perlindungan, Permasyarakatan, dan Perkawinan:


  1. Lo semua sering liat kan spg/spb motor yang biasa ada di mall? Nah menurut gue mereka kurang mempunyai semangat bekerja, mau promosi barang baru masa iya mukanya kusut kucel beler kayak orang baru bangun tidur trus ditagih utang sama tinky winky. Nah taktik gue itu pake metode timbal balik, jadi siapa yang bisa dapetin pelanggan paling banyak dapet motor keluaran terbaru dan bisa milih. Nah kalo kayak gini kan enak, pegawai pasti mau kerja keras, masalah rugi mah belakangan kan yang punya bukan gue hehehe
  2. Tau promosi barang - barang buat kecantikan yang biasa kita liat di mall? Kan kita dikasih selebaran/pamflet tuh, trus tiba - tiba tangan kita dipegan trus diusap - usap dengan manja sambil mba - mbanya menjelaskan panjang lebar tentang produknya dan ujung - ujungnya pelanggan ngga jadi beli, lha kan enak dapet lulur gratis kapan lagi coba, ini merupakan taktik marketing yang sangat sangat tidak efektif. Menurut gue yang bener adalah kita menarik pelanggan trus kita test produk kita ke mereka, nah trus kita tawarin deh buat beli produk kita kalo ngga mau beli bilang gini "Mba, kalo mba ngga mau beli nanti kita mandiin di tngah mall loh soalnya lulurnya cuman bisa ilang kalo kena air sama sabun. Gimana? Tertarik dengan produk kami?". Gue berani jamin produknya pasti abis, dibakar massa tapi.
  3. Promo perumahan juga terkadang melakukan hal yang salah, masa beli rumah dapet hp. Buat apa coba itu hp? Apa iya lo bisa bangun rumah pake hp? Ngecat, Bikin fondasi, Dll semua pake hp? Menurut gue yang bener tuh promosiin ke calon pelanggan tentang terobosan baru misalnya, Kalo beli satu rumah dapet mba - mba SPGnya, orang macam apa coba yang ngga mau beli rumah dapet SPG/SPB? Kecuali kalo SPG?SPBnya itu bentuknya kayak Pterodactyl nah gue ogah deh.
Nah dari penjelasan gue gimana menurut kalian? Spektakuler sekali bukan?

Gue mah udah bosen ngeliat promosi yang umum kayak gitu, bosen, boring, bete, basi, bau. Yang gue tunggu ya yang kayak penjelasan di atas itu, sebuah cara promosi yang sangat sangat inovatif dan spektakuler. Gue malah bingung dengan cara - cara yang sekarang terlalu bertele -tele, kenapa ngga to the point aja kayak "Mba, mba hari ini laksana secercah sinar terang di malam yang gelap dan kehangatan di sela - sela kedinginan. Beli produk dari kami mba, ini multi purpose loh. Kalo ngga beli saya tarik kata - kata saya". Sumpah itu lebih efektif, menurut gue.

Udah dulu ah, otak gue lagi ngga beres kayaknya *sikatjidat*. Segini dulu ya dari gue, mau nonton layar tancep dulu ah. Seru filmnya Superman vs Supir bus, galak nih supir busnya. Wih seru deh!

Udah dulu ya, Bye Bye!
Adios!
Goodbye!
Au Revoir!

Saturday, March 3, 2012

E-KTP MAKSUTNYA APAAAAAA???

Hey hey eeheeeyyyy!!

Gue balik lagi ke blog ini dan mulai posting lagi hahahaha *masakberas*.

Well sebetulnya posting gue kali ini merupakan hasil dari perasaan resah, gelisah, dan basah gue yang baru - baru ini gue alamin. Gue bingung deh, apa sih maksutnya dengan pembuatan e-ktp? Kenapa ngga dibuat serentak? Kenapa dalam prosesnya tidak dibuat dengan benar, maksudnya ngga asal ada alat trus oper sana oper sini gitu. Sumpah hal ini mengganggu gue banget, yang pertama kenapa waktu yang ditentukan untuk membuat e-ktp itu ngga pasti alias mendadak? Gue sebagai mahasiswa perantau yang jauh dari rumah kan merasa sangat dirugikan, halooo pemerintah diluar sana gue ngga mau bolos kuliah cuman gara - gara bikin e-ktp loh, gue udah punya ktp and this is god damn real!

Gue ngga tau apa alasan mereka untuk tidak memberitahukan alasan kenapa pemberitahuan pembuatan e-ktp ini dibuat mendadak dan terkesan terburu -buru, kalo lo ngga bikin ya lo bukan warga negara, begitulah kesan yang gue dapet tentang hal tersebut. Gila gue harus ngeluarin duit hampir Rp 200.000,- buat pulang dan ngurus e-ktp loh, dan Rp 200.000,- itu DUIT bukan daun kelor (btw, daun kelor tuh gimana sih? hehe). Gila kali gue ngeluarin duit segitu buat pulang doang, belom buat balik lagi ke semarang, kampret tabungan gue ludes langsung.

Dan kenapa pembuatan e-ktp itu terkesan terburu - buru? I mean, kata emak gue alatnya itu dipakai secara bergilir. What the F*** is going on? Apa pemerintah ngga bisa mengumpulkan dana untuk membeli alat yang seenggaknya setiap kecamatan punya, dimana setiap warganya jadi bebas untuk membuat e-ktp itu, jadi ngga harus bolos kerja, sekolah, dan kuliah cuman gara - gara bikin e-ktp doang. Kesannya pembuatan e-ktp itu sangat terburu - buru atau bisa dibilang "kejar tayang", sangat sangat mencurigakan menurut gue.

Oke mungkin kalian berpikir kalo gue katro, norak, ketinggalan informasi, atau yang lainnya itu terserah kalian karena semua orang bebas berpendapat (negara demokrasi kok berpendapat aja ngga boleh), tapi gue sangat merasa dirugikan dengan kondisi seperti ini. Gue harus bolos demi sebuah benda yang belom tentu bisa menjamin IP gue semester ini dan selanjutnya 4,00. Gue harus pulang dengan biaya yang ngga murah menurut gue dan setelah gue bikin e-ktp gue harus balik lagi malem - malem dan pagi - pagi banget gue sudah harus kuliah?

Apakah ngga ada hari lain untuk mengurusnya? Gue mikir aja, masih ada orang diluar sana yang bekerja menyeberang pulau dan hidup di garis rata - rata ekonomi bangsa, ketika mereka sedang mencari uang dan mengumpulkannya untuk pulang di hari raya dan tiba - tiba harus pulang hanya untuk mengurus hal tersebut. Apa iya ngga ada kompensasi untuk warga yang tinggal di luar kota?

Pemerintah ngga mau mikir tentang posisi dan kondisi warganya? Pantesan warga juga bodo amat sama pemerintah.

Udah ah, gue merasa pembicaraan gue kali ini sangat "sensitif"

See ya next time

Adios!

Again, It's All About Toycam

Well hello there world! It's nice to do this again, gue ngga bosen kalo tiap hari pasti main - main ke blog gue ataupun ke blog orang lain yang menurut gue keren - keren banget *berasaculun*

Oke, waktu libur telah berakhir *histeriskayakcewek* dan masa - masa liburan gue yang teramat sangat indah ini dipenuhi dengan satu aktivitas, foto - foto. Bukan, bukan foto-narsis-dengan-satu-jari-menempel-dan-mulut-monyong-kayak-ikan-imut, tapi gue lagi dipenuhi oleh potret - memotret dengan toycam gue. Seonggok benda jadul yang masih memakai sistem/teknologi analog akan tetapi hasilnya bisa melebihi dari teknologi digital, menurut gue ini semua sebuah siklus. You know dimana pada waktu kita kecil dulu sering dipotret dengan kamera low-fi kayak gini dan ketika kita tumbuh dewasa kita mulai "termodernisasi" dan meninggalkan benda - benda analog ini dan ketika kita tumbuh semakin dewasa, hey we do miss the good old times.

Oke mungkin sebagian dari kalian lahir pada masa - masa modern, I wouldn't blame you or your parents for that one. Tapi ngga ada salahnya kan kalo kita sedikit mengingat masa lalu, mau mengetahui bahwa kamera seperti ini itu ada, this things does exist, dan benda ini merupakan cikal bakal dari segala jenis kamera modern yang ada sekarang.

Nah, dengan semangat itu gue membawa kamera analog ini masuk ke dalam dunia modern. Ini tuh kayak menempatkan sekelompokan gimbot di dalam tumpukan console - console digital yang ada, sangat asing tapi mempunyai sensasi tersendiri. Nah gue pun memilih genre street photography juga karena ini, kebayang ngga sih di dalam kerumunan orang yang menggunakan kamera digital and then you're there with your analouge thing and you're proud with it. Gue suka aja ngeliat ekspresi orang yang ngeliat gue megang kamera analog gue hehehehe

Nah sekarang gue mau ngasih liat beberapa foto yang menurut gue masuk dalam kategori "Street Photography"

It's My Ride | Fujifilm Zo | Konica VX 200 Expired



Hati - Hati Bu! | Fujifilm Zo | Konica VX 200 Expired



Takut Diminta Ya? | Fujifilm Zo | Kodak Colorplus 200 Fresh



Want Some? | Fujifilm Zo | Superia 200 Fresh



Walking On The Turf | Topico Minitop | Superia 200 Fresh



Bergelayutan | Octopus Ungu | Superia 200 Fresh



Termenung | Octopus Ungu | Superia 200 Fresh


Well mungkin kalian punya opini sendiri tentang foto ini, apakah ini street photography atau bukan. Go ahead, post a comment in this post. Gue ngga menolak segala saran dan kritik, secara gue masih baru di genre street photography ini, oke gue emang masih baru di dunia photography so kalo mau kasih saran dan kritik silahkan saja.

That's it from me, see ya later fellas :)

Wednesday, February 15, 2012

Toycam oh Toycam

Haaahhhh I'm back in this place again, hmmm it smells.. it smells.. AWESOMEEE!!!!
Well, akhir - akhir ini gue lagi giat menggeluti fotografi analog lagi. Kenapa? Karena gue lagi ada duit buat beli roll film (sumpah ngga bo'ong mahal banget). Ini adalah salah satu tantangan dari fotografi analog yang gue suka, ngga setiap saat lo bisa motret dan ketika lo bisa you can do it at the right time!
Gue secara tidak langsung dipaksa untuk berusaha mengatur keuangan gue, dimana gue dulu paling sussaaahhh ngatur keuangan.

Oke so sekarang gue mau share beberapa foto yang gue ambil sekitar September tahun lalu. Here we go!!

Pensaga Stage | Superia 200 Fresh | Fujifilm Zo 



 Grouping | Superia 200 Fresh | Octopus Ungu



 Guitarist | Superia 200 Fresh | Fujifilm Zo



 Unpredictable | Superia 200 Fresh | Fujifilm Zo



Pillars | Superia 200 Fresh | Octopus Ungu


Nah itu dia foto - fotonya, foto itu udah gue edit dengan mengatur color, contrast, dan brightness levelnya. Gue mencoba untuk memberikan warna yang solid dan pencahayaan se-natural mungkin, jadi gue mau menciptakan kesan "your camera represent your view and how you can keep it".

Udah ah segitu dulu dari gue, mungkin nanti gue posting foto - foto lain dari toycam gue. Dan secara gue dapet 2 kamera baru, so gue ada project yang harus diselesaikan hahahahahahahaha *ketawaiblis*

Catch ya later, over and out!